DIPLOMASI.CO.ID (BANDARLAMPUNG) – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Bandar Lampung berlangsung penuh semangat dan nuansa kebersamaan. Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) bersama jajaran menggelar kegiatan yang dipusatkan di kantor sekretariat FSPMI, Jalan Tupai, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kedaton, Jumat (1/5/2026).

Acara tersebut dihadiri berbagai unsur serikat pekerja dan buruh, serta perwakilan instansi pemerintah dan lembaga terkait, seperti Polda Lampung, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, hingga Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung.

Dalam sambutan kadis tenaga kerja Dr. Agus Nompitu, S.E., M.T.P.. yang mewakili Gubernur Lampung, disampaikan bahwa peringatan May Day tahun ini mengangkat tema “Konsolidasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja.” Tema tersebut menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pekerja, dan dunia usaha dalam menciptakan keadilan, meningkatkan kesejahteraan, serta mendorong peningkatan kompetensi pekerja di era digital.

“Peringatan Hari Buruh bukan hanya dilakukan di Indonesia, tetapi merupakan momentum global. Perjuangan buruh sejak abad ke-18 hingga kini masih berkutat pada isu keadilan, kesejahteraan, dan penghapusan eksploitasi,” disampaikan dalam sambutan tersebut.

Pemerintah juga menegaskan komitmennya dalam melindungi pekerja, termasuk melalui Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga yang baru disahkan setelah penantian panjang. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan pelanggaran ketenagakerjaan melalui posko pengaduan di Dinas Tenaga Kerja.

Selain seremoni, peringatan May Day 2026 juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial, seperti khitanan massal, donor darah, dan pemeriksaan kesehatan gratis. Hal ini menjadi bukti bahwa peringatan Hari Buruh kini semakin humanis dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Ketua FSPMI, Sulaiman Ibrahim, SH, menegaskan bahwa peringatan May Day bukan sekadar seremoni, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas antarpekerja.

“Kami ingin perjuangan buruh terus berlanjut. Harapan kami, perusahaan dapat sejalan dengan aspirasi pekerja. Jika belum, maka buruh akan tetap bersatu dan memperjuangkan hak-haknya,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan juga akan dilanjutkan dengan aksi damai yang dipusatkan dari Masjid Taqwa hingga Tugu Adipura sebagai wadah penyampaian aspirasi secara tertib.

Peringatan May Day 2026 di Bandar Lampung mencerminkan perubahan paradigma gerakan buruh yang kini lebih mengedepankan kolaborasi, sinergi, serta aksi sosial, tanpa meninggalkan semangat perjuangan demi keadilan dan kesejahteraan pekerja. (*)

Rekomendasi Berita Terbaru Lainnya

Wagub Jihan Tekankan Pembangunan Berkelanjutan dalam Seminar Nasional di Unila

DIPLOMASI.CO.ID (BANDARLAMPUNG) — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menjadi narasumber dalam Seminar…

Pengprov Percasi Lampung Dukung Turnamen Catur Disabilitas Percasi Bandar Lampung

Ketua Percasi Kota Bandar Lampung, Dedy Irwanto (kemeja hitam) berjabat tangan dengan Sekretaris Percasi Provinsi Lampung, Maulana I., WN. (kemeja putih).

Gubernur Mirza Terima Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI

DIPLOMASI.CO.ID (BANDARLAMPUNG) – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menerima kunjungan kerja Komisi…

Atasi Banjir di Kota Bandarlampung, 6 Pakar dan 4 Perguruan Tinggi Cari Solusi

Dihadiri Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana DIPLOMASI.CO.ID (BANDARLAMPUNG) — Enam pakar dari…