DIPLOMASI.CO.ID (BANDARLAMPUNG) – Pangdam XXI/Radin Inten, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), menerima paparan kegiatan cetak sawah dari Kodim 0426/Tulang Bawang dan Kodim 0429/Lampung Timur. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang A. Yani Makodam XXI/Radin Inten, Jl. Teuku Umar No.85, Kelurahan Penengahan, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, pada Rabu (15/04/2026).
Dalam kegiatan ini turut hadir sejumlah pejabat utama Kodam XXI/Radin Inten, antaranya Kasdam XXI/RI Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., Irdam XXI/RI Brigjen TNI Enjang, S.I.P., M.Han, beserta para PJU Kodam XXI/Radin Inten.
Dalam paparannya, Dandim 0426/Tulang Bawang, Letkol Inf Syurya Dharma menyampaikan tahapan kegiatan cetak sawah yang meliputi land clearing seperti penebangan pohon, pembabatan semak, serta pembersihan lahan menggunakan alat berat. Selanjutnya dilakukan land leveling untuk meratakan lahan agar distribusi air irigasi merata.
Selain itu, disiapkan sarana dan prasarana berupa pembuatan pematang, saluran irigasi, tanggul, serta jalan akses dengan lebar maksimal tiga meter. Tahap pengolahan lahan dilakukan menggunakan alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti rotari untuk rawa dan traktor crawler atau hidrotiler untuk non-rawa, sehingga lahan siap ditanami.
Adapun target waktu pengerjaan program CSR tersebut direncanakan selama 120 hari (empat bulan), dengan sasaran lahan meliputi Kampung Ringin Sari, Kampung Mahabang, Desa Mulya Sari, Desa Sidang Bandar Anom, dan Desa Sidang Makmur.
Sementara itu, Dandim 0429/Lampung Timur, Letkol Inf Danang Setiaji memaparkan sasaran lokasi cetak sawah di Desa Purworejo, Desa Pasir Sakti, dan Desa Karya Tani. Dalam pelaksanaannya, akan digunakan berbagai alat berat seperti excavator PC 72, PC 135, serta traktor roda empat (TR 4) dengan jumlah yang disesuaikan pada masing-masing lokasi.
Kegiatan paparan cetak sawah yang diterima Pangdam XXI/Radin Inten bukan sekadar laporan teknis, tetapi merupakan bagian dari upaya besar dan terarah melalui kerja sama antara TNI dan Kementerian Pertanian. Program ini bertujuan memperluas lahan produktif, meningkatkan produksi pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan nasional guna mewujudkan swasembada pangan sebagaimana menjadi prioritas dan arahan Presiden. (*)





