DIPLOMASI.CO.ID (BANDARLAMPUNG) –– Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Edward Rasyid, S.E., menghadiri kegiatan Lampung Post Executive Forum (LPEF) 2026 yang digelar di Hotel Emersia, Selasa (14/4/2026).
Kehadiran DPRD dalam forum strategis tersebut menjadi penegasan dukungan legislatif terhadap percepatan pembangunan daerah berbasis kolaborasi lintas sektor.
Dalam momentum tersebut, DPRD Provinsi Lampung juga menerima apresiasi dalam ajang Lampung Post Award: Asta Cita Bersama Lampung Maju, sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi legislatif dalam mendorong kebijakan yang berpihak kepada masyarakat serta mengawal arah pembangunan daerah.
Forum yang mengusung tema “Bersinergi Mengakselerasi Pembangunan Lampung Menuju Indonesia Emas 2045” ini menjadi ruang konsolidasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, legislatif, dunia usaha, dan akademisi dalam menyatukan langkah pembangunan Lampung ke depan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Komjen. Pol. (Purn.) Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M., Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., unsur Forkopimda Provinsi Lampung, Pemimpin Perusahaan PT Masa Kini Mandiri (Lampung Post) Iskandar Zulkarnain, M.A., Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Bimo Epyanto, Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM, serta Wakil Ketua Umum Kadin Lampung Bidang Perekonomian Romi Junanto Utama, bersama para kepala daerah kabupaten/kota, pimpinan instansi vertikal, serta jajaran BUMN dan BUMD.
Dalam forum tersebut, mengemuka pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai fondasi utama dalam mendorong percepatan pembangunan. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, akademisi, serta legislatif dinilai menjadi kunci dalam memastikan kebijakan yang dihasilkan tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Sejalan dengan hal tersebut, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Edward Rasyid, S.E., menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan forum yang dinilai mampu memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan.
“Saya sangat mendukung kegiatan dari Lampung Post yang mengadakan forum ini. Kita tentu mensupport langkah-langkah media dalam mendorong kemajuan Lampung ke depan.”
Harapannya, “Lampung dapat semakin maju seperti daerah lain, khususnya melalui penguatan sektor pertanian, perkebunan, dan pariwisata yang berpotensi meningkatkan PAD Provinsi Lampung,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pemimpin Perusahaan PT Masa Kini Mandiri (Lampung Post), Iskandar Zulkarnain, menekankan bahwa media memiliki peran strategis sebagai mitra kritis sekaligus pendukung kemajuan daerah dengan mendorong kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyoroti perlunya transformasi sektor pertanian sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui kebijakan yang mampu meningkatkan nilai tambah komoditas serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif hingga ke tingkat desa.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa keselarasan antara pemerintah pusat dan daerah merupakan fondasi utama dalam pembangunan nasional, dengan memperkuat sinergi kebijakan, ketahanan pangan, reformasi birokrasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Selain penyerahan penghargaan, forum ini juga menghadirkan diskusi panel strategis yang melibatkan berbagai narasumber dari Bank Indonesia, Universitas Lampung, serta Kadin guna membahas arah kebijakan pembangunan daerah secara komprehensif.
Kehadiran DPRD Provinsi Lampung dalam forum ini menegaskan komitmen legislatif untuk tidak hanya hadir dalam fungsi formal, tetapi juga aktif dalam ruang-ruang strategis pembangunan, sekaligus memastikan setiap kebijakan tetap terhubung dengan aspirasi masyarakat dan mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan. (*/Hms)





